TALK SANTRI OQI With – Saharia

TALK SANTRI OQI With – Saharia

TALK SANTRI OQI With – Saharia
“Untuk Allah, Rasulullah, dan orangtua.”
Begitu sekiranya penuturan Saharia, santri asal Kalimantan Utara mengenai motivasi dalam hidupnya.
Manusia yang mendedikasikan hidupnya untuk Allah..
Lalu ia mengiringinya dengan mengikuti jejak Rasulullah..
Dan memberikan bakti terbaik untuk orangtua..
Adalah manusia yang beruntung.
Karena ia adalah manusia yang memilih untuk mengikuti jalan Allah, dan mengikuti jejak Rasulullah..
Dan siapa lagi di muka bumi ini yang lebih utama untuk diikuti melainkan Allah dan Rasulullah?
Adalah manusia yang beruntung.
Karena ia adalah manusia yang memilih untuk memberikan bakti terbaik kepada kedua orangtuanya..
Dan siapa lagi di muka bumi ini yang lebih utama untuk diberikan bakti terbaik melainkan orangtua?
Maka, beruntunglah manusia yang mendedikasikan hidupnya untuk Allah..
Maka, beruntunglah manusia yang mengikuti jejak Rasulullah dalam hidupnya..
Maka, beruntunglah manusia yang berbakti kepada kedua orangtua nya..
Niscaya, Allah kan merahmatinya dengan memberikan kebahagiaan dan keberkahan dalam hidupnya..
Insyaa allah..
TALK SANTRI OQI With – Kholiludin Diponegoro

TALK SANTRI OQI With – Kholiludin Diponegoro

TALK SANTRI OQI
With – Kholiludin Diponegoro

 

TALK SANTRI OQI With – Kholiludin Diponegoro

“Menjemput cinta dan ridha Allah dan menjadi pribadi yang berakhlak Al-Quran”
Begitu sekiranya penuturan Kholiludin, santri asal Bandung mengenai motivasi dalam hidupnya.

Salah satu cara meraih cinta dan ridha Allah adalah dengan mengikuti Rasulullah..
“Katakanlah (Muhammad) Jika kalian benar-benar mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintai kalian dan mengampuni dosa kalian”
(QS. Ali Imran: 31).

Dan sebaik-baiknya akhlak yang harus kita ikuti adalah akhlak Rasulullah..
Karena akhlak Rasulullah adalah akhlak Al-Quran.
“Akhlak Rasulullah adalah Al Qur’an.” (HR. Muslim)

Maka, agar Allah mencintai kita..
Ikutilah suri tauladan kita, termasuk dalam mengikuti akhlak nya..

Berbahagialah bagi para ahlul Quran yang berakhlak dan beragama mengikuti akhlak Rasulullah, yaitu akhlak Al-Quran..
Semoga Allah senantiasa mencintai dan meridhai..

Aamiin allahumma aamiin

#santri #santripenghafalalquran #santripenghafalquran #penghafalalquran #penghafalquran #tahfidz #tahfidzquran #tahfidzquranindonesia #tahfizh #tahfizhquran #hafidz #hafidzah #hafizh #hafizhah #santrionequraninstitute #onequraninstitute #abulyatamaindonesia #ppainstitute

TALK SANTRI OQI With – Farhan Dalanggo

TALK SANTRI OQI With – Farhan Dalanggo

TALK SANTRI OQI
With – Farhan Dalanggo

TALK SANTRI OQI With – Farhan Dalanggo

“Ingin mendapatkan syafaat lewat Al-Quran, dan berkumpul bersama keluarga dan orang-orang yang shalih.” Begitu sekiranya penuturan Farhan, santri asal Gorontalo mengenai motivasi dalam hidupnya.

Katanya..
Ruh manusia itu seperti pasukan yang tersusun.
Katanya..
Ruh manusia itu akan berkumpul dengan yang satu frekuensi.

Tapi, memang benar adanya..
Ruh yang baik akan condong kepada ruh yang baik pula..
Dan sebaliknya juga begitu.

Apalagi untuk seseorang yang bersungguh-sungguh menghafal Al-Quran?
Maka akan Allah tuntun ruh yang satu frekuensi untuk berkumpul..

Jika kita merasa belum baik, maka carilah teman yang baik..
Maka insyaa allah dengan bergaul bersama orang-orang yang shalih, sedikit banyaknya kita pun akan terpengaruh dengan hal-hal yang baik..

“Ruh-ruh itu (seperti) pasukan yang mengelompok, maka ruh-ruh yang saling kenal akan menjadi akrab, adapun ruh-ruh yang tidak saling kenal akan menjadi saling tidak cocok.” (HR. Bukhari)

#talksantri #motivasisantri #santri #santriwati #pesantren #penghafalquran #penghafalalquran #tahfidz #tahfidzquran #tahfidzquranindonesia #tahfizh #tahfizhquran #onequraninstitute #abulyatamaindoensia #ppainstitute #peradabaneoa

TALK SANTRI OQI With – Halid Sula

TALK SANTRI OQI With – Halid Sula

TALK SANTRI OQI
With – Halid Sula

“Ingin menjadi keluarga Allah dengan menjadi penjaga dan pendakwah Al-Quran.”
Begitu sekiranya penuturan Halid, santri asal Gorontalo mengenai motivasi dalam hidupnya.

Ahlul Quran adalah Ahlullah (keluarga Allah)
“Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia. Para sahabat bertanya, “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Para ahli Al Qur’an. Merekalah keluarga Allah dan hamba pilihanNya” (HR. Ahmad)

Ahlul Quran yang seperti apa yang menjadi ahlullah?
Apakah yang telah selesai menghafalkan Al-Quran 30 juz?
Ataukah yang setiap bulannya khatam membaca Al-Quran?

Ahlul Quran sejati bukanlah yang sekedar menghafal dan membacanya saja..
Ahlul Quran sejati adalah yang mengamalkannya, meskipun ia belum hafal Al-Quran.

Orang-orang yang mengamalkan Al-Quran..
Ialah yang menjalankan perintah dan menjauhi larangan di dalamnya..
Ialah yang tidak melanggar batasan-batasan yang digariskan Al-Quran..
Ialah yang berpedoman dengan Al-Quran dalam gerak-gerik kehidupannya..
Ialah yang tidak menjadikan selain Al-Quran sebagai panutan..
Ialah yang mengambil fiqih, hukum-hukum dari Al-Quran, serta menjadikannya sebagai pedoman dalam beragama..

Mereka itulah yang dimaksud Ahlul Quran, keluarga Allah serta orang-orang pilihannya Allah.
Merekalah hamba Allah yang paling istimewa..

#santri #santripenghafalalquran #santripenghafalquran #penghafalalquran #penghafalquran #tahfidz #tahfidzquran #tahfidzquranindonesia #tahfizh #tahfizhquran #hafidz #hafidzah #hafizh #hafizhah #santrionequraninstitute #onequraninstitute #abulyatamaindonesia #ppainstitute

TALK SANTRI OQI

TALK SANTRI OQI

TALK SANTRI OQI
With – Aulia Waldi

“Ingin menjadi pribadi yang bermanfa’at bagi diri sendiri dan orang lain..”
Begitu sekiranya penuturan Waldi, santri asal Bukittinggi mengenai motivasi dalam hidupnya.

Menjadi seorang penghafal Al-Quran..
Adalah sebuah kemuliaan bagi manusia yang hina seperti kita.

Menjadi seorang penghafal Al-Quran..
Berarti menjadi seorang manusia yang bermanfaat bagi dirinya..

Karena dengan kita menghafal, memahami, lalu mengamalkan isinya..
Kita mendapatkan petunjuk diatas jalan Tuhan..

Dan bukankah tak ada yang bermanfaat bagi diri kita melainkan ketika kita dapat mengenal Tuhan kita dengan baik?
Dan di dalam kalam-Nya..
Kita dapat mengenal dengan baik Tuhan kita, dan jalan menuju keridhaan-Nya.

Apalagi ketika kita dapat mengajarkan kembali kepada orang lain?

Maka.. siapa lagi manusia yang lebih bahagia daripada yang mendapat petunjuk Allah dalam hidupnya?
Dan siapa lagi manusia yang lebih bermanfaat daripada yang dapat menjadi jalan orang lain mengenal Tuhannya?

Maasyaa allah..
Yaa allah.. jadikanlah kami ahlul Quran..
Aamiin allahumma aamiin

TALK SANTRI OQI