
Tidak Mudah Tapi Berharga 
Trinov Maharatu Hasan memiliki keinginan yang kuat untuk memperdalam Al-Qur’an. Semangat dan tekad yang besar membawanya menjadi Mahasantri Angkatan 9 di Pesantren One Qur’an Institute. Berasal dari Gorontalo, ia membawa satu motivasi besar, menjadi salah satu penebar cahaya Al-Qur’an.
Perjalanan menghafal Al-Qur’an sudah dimulai sejak ia masuk ke salah satu pondok pesantren di daerahnya. Namun, langkah awal itu bukanlah hal yang mudah. Baginya, ayat-ayat Al-Qur’an terasa begitu asing untuk dihafalkan. Meski begitu, seiring berjalannya waktu, ia mulai terbiasa dan semakin menikmati proses menghafal.
Semangatnya dalam menghafal tidak berhenti sampai di situ. Ia kemudian melanjutkan hafalannya di salah satu Rumah Qur’an PPA. Di tempat inilah ia mulai memperbaiki kualitas bacaan dan menjaga hafalan yang telah dimiliki. Setelah menyelesaikan hafalannya di sana, salah satu keluarganya menawarkan kesempatan untuk melanjutkan perjuangan di Pesantren One Qur’an Institute. Dari sinilah ia benar-benar merasakan arti perjuangan yang sesungguhnya dalam menjaga dan menghafal Al-Qur’an.
Ayat favorit yang selalu menguatkannya adalah Surah Al-Mumtahanah ayat 8, tentang pentingnya berbuat baik dan menghormati orang lain. Ayat tersebut menjadi pengingat baginya untuk selalu menebarkan kebaikan di mana pun berada.
Ke depannya, ia bercita-cita menjadi seorang guru yang mampu menerapkan dan menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
.
.
#storysantri #santrikeren #santritahfidz #onequraninstitute #pesantrenkarakterquran